Perkanalakan
nama lengkap mimin nurhayati adiratna kusuma biasa dipanggil ayya, mimin lahir
di magetan 22 maret 1998. Anak nomer dua dari dua bersaudara, hobby menulis
puisi dan menginspirasi.
Magetan
sebuah kabupaten kecil tempat saya dilahirkan dan tinggal, yang letaknya
dibawah kaki gunung lawu dan berada di Provinsi jawa Timur, Indonesia. Hari
jadi kabupaten Magetan diperingati pada tanggal 12 oktober.
Megetan memiliki beberapa tempat
wisata, seperti halnya :
1.
Telaga
Sarangan yang letaknya dibawah kaki gunung lawu, yang terkenal dengan
legendanya dibuat oleh nyai pasir dan kyai pasir yang kono katanya “Berdasarkan
cerita-cerita di masyarakat, Kyai Pasir dan Nyai Pasir ini mendadak berubah
menjadi naga raksasa ketika memakan sebutir telur di kebunnya, yang kemudian
naga tersebut berguling-guling hingga membentuk Telaga Sarangan atau Telaga
Pasir”. Dengan suhu udara antara 18 hingga 25 derajat Celsius, Telaga Sarangan
mampu menarik ratusan ribu pengunjung setiap tahunnya.
Di daerah
sekitar telaga kita akan banyak menjumpai para pedagang sate kelinci dan
berbagai hotel atau tempat penginapan, pengunjung dapat menikmati berkeliling
telaga dengan mengunggang kuda dan juga kapal boat.
2.
Kemudian
selain Telaga Sarangan tidak jauh dari sana ±2 km ke arah timur terdapat telaga
Wahyu atau juga bisa di sebut Telaga Wurung yang dimana juga terkenal sekali
mitosnya dengan tidak boleh membawa pasangannya yang belum menikah ke telaga
ini dikarenakan menurut mitos yang beredar “jika sepasang kekasih yang dilanda
asrama merajut cinta di lokasi setempat, maka hubungan dan kisah cinta mereka
tidak akan awet” sekali lagi itu hanya sebuah mitos letak kebenaran hanya
tergantung bagaimana cara kita menyikapi dan memandangnya. Jauh dari mitosnya
telaga ini menyuguhkan pemandangan yang indah di telaga ini sengaja ditebari
bebrbagai macam ikan untuk memberikan fasilitas memancing bagi penggemar
memancing.
3.
Rangkaian
air terjun di sini terdapat 3 rangkaian air terjun, selama perjalanan kita akan
menjumpai 3 air terjuan yang pertama adalah air terjun watu ondo yang dimana
membentuk seperti tangga namun tinggi air terjun ini hanya sekitar 20 meter dan
dikala musim kemarau air terjun ini tidak mengalir. Kemudian yang kedua adalah
air terjun jarakan yang tingginya mencapai 35 meter, dibawah air terjun ini
terdapat sendang kecil yang digunakan untuk mendi dan mencuci muka. Kemudian
setelah itu kita akan menjumpai air terjun pundak kiwo dimana merupakan air
terjun tertinggi dan paling atas dari rangkai air terjun, tapi sebelum menuju
air tersebut kita juga dapat menemui bekas sendang banyuemas dan prasasti watu
ongko.
4.
Di magetan juga terdapat peninggalan sejarah seperti halnya candi sadon
atau candi reog yang letaknya di desa Cempoko, kec. Panekan dan juga candi Simbatan
yang letaknya di Desa Simbatan, Kec. Nguntoronadi yang terkenal
dengan arca Dewi Sri.
5. Dan masih banyak lagi tempat wisata di magetan seperti halnya
cemoro sewu, jalan tembus, alun-alun, taman ria dirgantara kosala
tirta maospati , monumen soco, Kerajinan gamelan patihan karangrejo, Puncak Lawu, Argo
Dumilah, Pemandian Dewi Sri, Gerbang Kadipaten Purwodadi, Mojosemi Camping
Ground, Sumber Clelek Driyorejo, Bendungan Gonggang Poncol, dll yang tidak bisa
satu-satu mimin ceritakan.
Selanjutnya mimin akan
cerita tentang makanan khas dan produk khas di kabupaten Magetan sebagi berikut
:
1. Kerajinan kulit, magetan terkenal sekali dengan kerajinan kulitnya contoh
produknya adalah sepatu kulit, tas, ikat pinggang, dompet, dll. Yang harganya
berfariasi mulai dari yang paling murah sampai paling mahal tergantung tingkat
kesulitan dan kulit yang digunakan.
2. Anyaman bambu, selain terkenal dengan kerajinan kulitnya magetan juga
terkenal dengan anyaman bambu contoh produknya seperti camping, topi cobai ala
magetan, baki, lampu, tempat tissu, dll. Selain kita dapat membeli kita juga
dapat ikut belajar membuat langsung karena kerajinan ini memiliki sentra yang terdapat
di desa ringinagung.
3. Produksi jeruk pamelo, terletak di Desa Bendo,
Takeran, Sukomoro dan Kawedanan dengan total luas areal sekitar 78 ha.
4. Kerupuk lempeng, yang terbuat dari nasi ini merupakan makanan khas magetan
rasanya yang guri cocok dimakan dengan nasi pecel atau dimakan sebagi lauk
sehari-hari.
Ya itu sedikit cuplikan
tentang kabupaten magetan semoga tulitas diatas bermanfaat, mimin sebagai anak
magetan bangga lahir dan tinggal dimagetan. Sekarang mimin sedang berjung
merantau di sebrang kota agar nantinya dapat membawa ilmu dan kesuksesan ketika
kembali ke kota tecinta.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar